ohh..setan

Hari maulid nabi kemarin saya di kejutkan oleh sebuah sms yang tidak saya kenal (nomer asing) yang berbunyi “Halo fais, kamu lagi dimna?”. saya paling ndak seneng klo nomor asing berlagak sok kenal, ya sudah saya jawab sekenanya. “halo gadis, aku dihatimu”.

lha kok ndilalah si dia malah mbales lagi “kamu gila. ini aku …….selingkuh yuk hehehehe”

seorang nama yang kukenal sewaktu smp, ya memang dia pas smp sering ku godai tapi kini kan dia sudah merit jadi tahu dirilah diriku ini. weleh…weleh….aku tidak menyangka kenapa bisa sampai sms ku tiba2 penuh dengan nomor yang masih blm aku simpan d memory HP.

bahkan dengan enteng nya si cewek ini malah ngajakin check in..kepret…..(wah mungkin siX sudah jadi Matador ulung nih)…

Saya masih bisa ngempet bisikan setan yang awe2 ngajakin MeLek….

Beruntung Malaikat dalam diriku masih lebih pangkat dari pada setan, akhirnya si setan pulang mengadu pada senior nya bahwa dirinya gagal menggoda Mas Faisssss.

pendidikan….

minggu lalu saya menikmati teater yang emang udah lama gak liat (terakhir liat thn 2000an). niatnya pgn cari hiburan yang lebih bervariasi.

waktu itu menceritakan tentang ijazah palsu yang beberapa bulan belakangan beritanya lagi semarak di kota tempat tinggal saya.

intinya monolog tersebut mengkisahkan dengan sindiran ttg ijasah dari kampus abal-abal. sama heroiknya dengan berita yang beredar di mass media tentang adanya kuliah 8 bulan langsung sarjana.

ada sedikit yang menggelitik dalam benak saya menyangkut ijasah dan status perkampusan di indonesia. tak dapat dipungkiri ada diskriminasi tentang lulusan dari kampus terpandang dengan kampus biasa-biasa saja.

saya sebagai lulusan dari kampus yang biasa2 saja sering mengalami hal ini. padahal kuliah di kampus almamater saya juga sama beratnya dengan kampusĀ  negeri tetangga sebelah. Yah mungkin inilah nasib kalo hidup di negara yang kalo melihat sesuatu pake satu mata.

ya, memang kalo ingin dipandang sebagai orang yang bermartabat silakan kuliah di kampus negeri toh sekarang juga ada jalur “mewah” yang menghabiskan puluhan bahkan ratusan juta. Saya sebagai kaum proletar tidak mungkin masuk jalur “mewah”, ya akhirnya dengan niatan buat belajar terpaksa daftar di kampus A (sebut saja begitu). Kampus A memangĀ  murah karena ongkosnya cuma selisih 25 ribu dengan kampus negeri favorit di kota saya. tentu saja saya pake uang gedung.

Banyak dari masyarakat yang ingin anaknya pandai terpaksa memasukkan ke kampus A, apalagi jaman sekarang masuk k kampus negeri hanya untuk “pemodal besar”. Nah, niatan tulus masyarakat yang ingin anaknya pandai tentu harus dapat dukungan, meskipuin akhirnya kuliah d kampus swasta.

hidup negeri BBM…..

laporkan birokrasi yang tidak beres

pada suatu hari saya k jkt dan lagi menunggu jam berangkat kereta gumarang dengan tujuan sby, sekali jalan saya mencoba menyantaikan diri dengan memesan susu jahe dan roti bakar tepat di depan sta Gambir yang bersebelahan tepat dengan gedung Departemen Dalam Negri.

lagi menikmati hidangan, sejurus kemudian salah satu karyawan DepDagri juga memesan teh jahe dan minta dikirim ke kantornya yang tepat bersebelahan.

setelah si karyawan Depdagri dengan level Itjen tersebut pergi, penjualnya ngomel2. nah selidik punya selidik ternyata si Itjen ini gak mau bayar dan hanya meminta saja. walah2 gitu kok berkantor dengan slogan ‘laporkan bila ada birokrasi yang tidak beres’

haruskah ku berbuat kriminal…

pernah kumengenal siDIA yang kemudian aku terkagum padanya (naksir jg kaliii)…sampai suatu ketika waktu mendekatkan kita berdua…..

namun tiba2 beberapa temanku dengan sengaja berusaha merebut si DIA yang akhirnya memang sering sekali bermanja2 bersama temanku. yah memang aku paling melarat jadi lebih mudah bagi teman2 ku untuk melumatku…

Aku mengalah pada teman2 ku dan aku percaya ketika si DIA bermain bersama, teman2ku bisa menjaga siDIA yang belum tau apa2, anak kemaren sore. hari demi hari isinya seneng2, hedonisme, entah duit dari mana yang di dapat oleh ortu mereka msg2 (rata2 ortu mereka PNS. emg PNS bayarannya gede ya?), setiap kali keluar hanya si DIA sendiri yang cewek, semuanya laki2…..selain itu aq merasakan perubahan dlm si DIA yang mulai membenciku sejak teman2 ku dekat dengan si DIA. mungkin dapat ‘wejangan’ dr teman2 ku….thats okay

dari sosok si DIA yang polos ketika pertama ku kenal, kini berubah menjadi sosok paling expert dlm dunia malam, hedonisme, club malam, minum2an beralkohol sampai mabuk, gerepe2, kissing, dst seterusnya. tentu saja dengan didikan teman2 ku yang unggul dalam materi….ya udah aq tidak bisa menyelamatkan si DIA, entah jadi apa siDIA sekarang??? aku pun tidak berharap pada seseorang yang menghitamkan jalannya sendiri….

setelah ku tinggalkan harapanku, aq mulai menata diriku lagi, mencoba melihat kenyataan….aq tidak bisa berkata apa2…yang berkata uang dan syaiton. ketika mulai kutinggalkan si DIA, aq melihat teman2ku justru meninggalkan si DIA juga….oh my god . apa maksudnya??? menghancurkan hidup si DIAkah??? memisahkan manusia kah??? seneng kalo liat orang lain susah???

Mungkin aku terlalu sabar, mungkin aq terlalu alim, jd sasaran empuk buat object penderita….haruskah aku menjadi kriminal??? haruskah aku mengganggu rumah tangga teman2ku kelak??? menggoda istri2 mereka??? kalo jawabnya ya. aku pasti bisa.

Buta atau membutakan diri……

beberapa waktu yang lalu saya mendengar sidang ttg Munarman yg kata media sih bersalah dalam insiden monas. Hmm lagi2 masalah agama yang menjadi biang pemicunya. Munarman adalah salah satu yang tidak setuju adanya Ahmadiyah.

Terlepasa dari pro atau kontra, , dalam pandangan saya yang dinamakan Islam adalah Menjalankan Rukun Islam yaitu:

1. Mengucap Syahadat

2. Mengerjakan Sholat

3. Menunaikan Zakat

4. Berpuasa pd bln Ramadhan

5. Berhaji bila mampu.

Rukun itu adalah syarat sah, jd kalo tdk ada 1 pasal saja ya bukan Islam. Dalam kasus Ahmadiyah, Imam mereka adalah imam ghulam ahmad jd bertentangan dengan Rukun Islam yg nmr satu. Jadi Ahmadiyah bukan orang Islam. Gampang kan?? Buta atau membutakan??

antara aa’ Gym dan cak jo (penjual pecel lele)

PAs aa’ gym dulu menikah lagi sama seorang janda, hebohlah para ibu2 pengajian alias penggemar dari aa’ gym. tidak kalah heboh juga temen2 di tempat kerja. Sehingga para ibu2 mendadak langsung cabut ogah mengaji lagi ke aa’ gym. katanya sih gerakan peduli teh nini. hehehhe…

beberap waktu lalu, aq beli pecel lele yang udah jadi langganan selama 7 thnan di warung nya cak jo. yang aq tau tuh, cak jo termasuk seorang pengusaha yang cukup sekses, dari jualan lele bisa buat beli mobil pick up terus nambah lagi ke truck 120ps. yah lumayan lah walau tidak sesukses aa’ gym. tp tb2 aq kaget ketika yang jualan bukan cak jo atau ning (istrinya), tp orang lain yang memboyong usaha pecel lele cak jo. selidik punya selidik, ternyata cak jo dalam masa resesi, terbelit utang dan diambang perceraian ….wah3

Dalam kehidupan ini, mungkin seseorang pria yg sedang terpuruk hrs siap ditinggal oleh wanita, dan wanita harus siap dimdu suami ketika dalam masa kejayaan….apa yang harus kita bingungkan????

Hello world!

Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!